KELAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Aktivitas warga di Jalan Way Sekampung, Kecamatan Enggal, mendadak terganggu pada Selasa pagi saat belasan monyet ekor panjang dan kera turun dari kawasan Taman Wisata Hutan Kera menuju pemukiman. Hewan-hewan tersebut datang secara bergerombol untuk mencari makanan.
Sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa itu menggambarkan suasana yang cukup mencuri perhatian. Kawanan primata tampak berada di atap rumah, berlari melintasi pagar hingga berpindah dari satu pohon ke pohon lain sambil mencari buah segar.
Primata tersebut memakan buah-buahan seperti bisbul, mengkudu, petai hingga alpukat yang ditemukan di pekarangan warga. Aktivitas mereka tidak bersifat merusak, namun membuat warga khawatir karena jumlahnya cukup banyak dan dikhawatirkan dapat bersikap agresif.
Namun, hingga mereka meninggalkan lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, tidak ada kerusakan maupun tindakan agresif yang terjadi. Hewan-hewan ini hanya makan lalu kembali pergi meninggalkan lingkungan warga.
Camat Enggal, M. Supriyadi, menjelaskan bahwa penampakan kawanan monyet dan kera sudah terjadi beberapa kali dalam kurun beberapa pekan terakhir. Primata tersebut diduga keluar dari habitatnya di Taman Wisata Hutan Kera untuk mencari makanan karena ketersediaan pakan alami mulai menipis.

Pemerintah kecamatan menghimbau warga untuk tetap tenang dan tidak memberikan makanan kepada hewan agar tidak memicu ketergantungan. Koordinasi dengan pihak pengelola taman wisata juga akan dilakukan untuk menindaklanjuti kondisi ini dan mencegah turunnya hewan secara berulang. (Teb)


