SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budaya Tentang
Beranda » Berita » Kenapa Lampung Dijuluki Little Indonesia? Begini Sejarah Singkatnya

Kenapa Lampung Dijuluki Little Indonesia? Begini Sejarah Singkatnya

Pelabuhan Bakauheni Lampung. Foto: zyariv/pixabay
Pelabuhan Bakauheni Lampung. Foto: zyariv/pixabay

KELAMPUNG.COM – Bagi masyarakat yang kerap bepergian ke Pulau Sumatera melalui jalur laut, nama Lampung tentu sudah tidak asing lagi. Provinsi ini menjadi pintu gerbang utama masuknya arus manusia dan barang dari Pulau Jawa menuju Sumatera. Namun, di balik posisinya yang strategis, Lampung menyimpan banyak cerita menarik tentang sejarah, budaya, dan kekayaan alamnya.

Lampung dikenal memiliki bentang alam yang memikat. Garis pantainya yang panjang, laut biru yang tenang, serta keberadaan Taman Nasional Way Kambas menjadikan daerah ini salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Di taman nasional tersebut hidup gajah Sumatera yang menjadi ikon satwa khas Lampung dan menjadi daya tarik wisata konservasi.

Nama “Lampung” sendiri memiliki beberapa versi asal-usul. Salah satu versi menyebut kata ini berasal dari bahasa Batak “Lappung” yang berarti besar.

Cerita rakyat menyebutkan, setelah letusan gunung di kawasan Danau Toba, sekelompok orang bermigrasi ke selatan dan menemukan daratan baru.

Mereka berseru “Lappung!” sebagai tanda syukur karena berhasil menemukan tempat tinggal baru. Dari sanalah nama Lampung diyakini muncul.

2,12 Juta Warga Lampung Tidak Bekerja

Versi lain menyebut istilah “Lampohwang” dari catatan Tiongkok kuno. Penamaan ini diyakini muncul karena adanya hubungan dagang antara Kerajaan Tulangbawang dengan negeri Tiongkok pada masa lalu. Hal tersebut memperlihatkan bahwa Lampung sudah dikenal sebagai wilayah penting sejak berabad-abad silam.

Pada masa penjajahan Belanda, Lampung termasuk dalam wilayah Onder Afdeling di bawah Keresidenan Sumatera Selatan. Letaknya yang strategis dan kekayaan alamnya, terutama hasil bumi dan laut, menjadikan daerah ini bernilai tinggi bagi pemerintah kolonial.

Setelah Indonesia merdeka, Lampung sempat menjadi bagian dari Keresidenan Sumatera Selatan hingga tahun 1964. Berdasarkan perubahan undang-undang pemerintahan daerah, Lampung kemudian ditetapkan sebagai provinsi tersendiri.

Sejak saat itu, Lampung terus berkembang sebagai wilayah dengan potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga pariwisata.

Selain kaya akan sumber daya alam, Lampung juga dikenal sebagai provinsi dengan keberagaman budaya. Sejak masa kolonial, program transmigrasi membawa penduduk dari berbagai daerah di Nusantara untuk menetap di Lampung.

11 Destinasi Wisata Paling Menarik di Lampung, Dari Pantai hingga Pegunungan

Masyarakat yang kini tinggal di provinsi ini terdiri dari beragam suku, seperti Lampung, Jawa, Sunda, Bali, hingga Bugis. Keberagaman tersebut membentuk harmoni sosial yang unik dan menjadikan Lampung dijuluki sebagai Little Indonesia, cerminan mini dari keberagaman bangsa.

Kini, Lampung tidak hanya menjadi pintu masuk ke Sumatera, tetapi juga simbol kemajuan dan persatuan. Dari pesisir hingga pegunungan, dari sejarah hingga budaya, Lampung menawarkan cerita yang memperkaya identitas Indonesia.***