SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita
Beranda » Berita » TNI Temukan 34 Kantong Ekstasi Usai Kecelakaan di KM 136 Tol Trans Sumatra, Total 90 Ribu Butir

TNI Temukan 34 Kantong Ekstasi Usai Kecelakaan di KM 136 Tol Trans Sumatra, Total 90 Ribu Butir

KELAMPUNG.COM, LAMPUNG (SMSI) – Penemuan narkotika dalam jumlah besar kembali terjadi di wilayah Lampung, kali ini dipicu oleh kecelakaan mobil di Jalan Tol Trans Sumatra KM 136 pada Kamis pagi. Kecelakaan yang terjadi pukul 05.25 WIB itu melibatkan Nissan X-Trail hitam, namun yang paling mencurigakan adalah hilangnya pengemudi yang diduga sengaja melarikan diri sebelum aparat datang.

Awalnya, aparat hanya mendapat laporan kecelakaan tunggal. Namun keadaan berubah drastis setelah Babinsa Sertu Eko Wahyudi menemukan enam tas mencurigakan di bawah Jembatan Tol Karang Endah saat melakukan penyisiran pascakecelakaan.

“Saat patroli, saya melihat beberapa tas tergeletak tidak wajar. Ketika kami periksa, isinya ternyata narkotika dalam jumlah besar,” ungkapnya.

Tidak berselang lama, Serda Maradang Simanjuntak dari Yonif 043 Garuda Hitam datang membantu melakukan pengamanan lokasi. Ia memastikan area tidak tersentuh pihak lain dan segera melakukan penguatan perimeter agar proses pemeriksaan dapat dilakukan secara optimal.

“Kami langsung mengamankan area dan memastikan tas tersebut tidak disentuh pihak yang tidak berkepentingan sebelum diperiksa lebih lanjut,” jelasnya.

Solidaritas Kemanusiaan Kodam XXI/Radin Inten, Pangdam Berangkatkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana

Ketika dilakukan pemeriksaan bersama, petugas mendapati 34 kantong pil ekstasi dalam enam tas tersebut. Jumlahnya diperkirakan mencapai 90.000 butir, menjadikan penemuan ini termasuk salah satu yang terbesar yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di Lampung. Indikasi kuat menunjukkan bahwa narkotika ini berkaitan dengan kecelakaan yang terjadi tak lama sebelumnya.

Beberapa saat kemudian, Dandim 0411/Kota Metro Letkol Inf Ingg Nopal Darmawan tiba di lokasi untuk memastikan seluruh prosedur pengamanan dijalankan dengan benar. Ia menegaskan bahwa TNI langsung mengambil tindakan cepat untuk mencegah barang bukti disalahgunakan.

“Kami pastikan semua penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai SOP. Setelah diamankan, barang bukti langsung kami serahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Seluruh barang bukti, termasuk kendaraan Nissan X-Trail dan enam tas berisi ekstasi tersebut, diserahkan secara resmi kepada Ditresnarkoba Polda Lampung pada pukul 09.22 WIB. Penyerahan dilakukan langsung di lokasi kejadian dan disaksikan unsur TNI–Polri.

Babinsa Temukan Enam Tas Berisi Narkoba Saat Menyisir Lokasi Kecelakaan: “Niatnya Cari Korban, Bukan Barang Terlarang”

Pihak Ditresnarkoba menyampaikan bahwa penyelidikan kini difokuskan pada pengejaran pengemudi yang melarikan diri serta pembongkaran jaringan narkotika yang kemungkinan terkait.

“Kasus ini tidak berdiri sendiri. Kami mendalami jejak pelarian pengemudi dan memetakan potensi jaringannya,” kata perwakilan Ditresnarkoba Polda Lampung.

Hingga saat ini, penyidik terus berupaya mengungkap keterkaitan antara kecelakaan misterius tersebut dengan temuan 90 ribu butir ekstasi yang disita. Respons cepat TNI dan Polri kembali menjadi kunci dalam mencegah peredaran narkotika berskala besar yang dapat membahayakan masyarakat luas. (*)