SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita
Beranda » Berita » Disdikbud Lampung Usul APBN untuk Bangun Toilet Sekolah, 497 Sekolah Belum Miliki Fasilitas Siswa

Disdikbud Lampung Usul APBN untuk Bangun Toilet Sekolah, 497 Sekolah Belum Miliki Fasilitas Siswa

KELAMPUNG.COM, LAMPUNG – Sebanyak 497 sekolah di Provinsi Lampung, meliputi jenjang SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA, masih dihadapkan pada masalah ketiadaan fasilitas toilet khusus siswa. Kondisi ini mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung untuk mengajukan usulan bantuan dana ke pemerintah pusat.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, pada Senin (21/7) mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan usulan pembangunan dan perbaikan toilet sekolah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). “Kami sangat berharap pemerintah pusat dapat mengalokasikan dana dari APBN untuk membantu pembangunan toilet siswa ini,” harap Thomas.

Thomas menambahkan, Disdikbud juga berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran dari APBD Pemprov Lampung, jika kondisi anggaran daerah telah memungkinkan. Idealnya, kata Thomas, setiap sekolah harus memiliki 24 bilik toilet yang disesuaikan dengan jumlah siswa.

Berdasarkan data yang bersumber dari website data.kemendikdasmen.go.id, dari 497 sekolah yang belum memiliki toilet siswa, mayoritas adalah sekolah dasar. Tercatat 447 SD/MI tidak memiliki toilet siswa, meliputi 343 SD Negeri dan 104 SD Swasta, dari total 4.742 SD/MI di Lampung. Jumlah terbanyak berada di Bandar Lampung dengan 77 SD/MI tanpa toilet, disusul Lampung Tengah (73), dan Lampung Timur (49).

Pada jenjang SMA/MA, terdapat 50 sekolah yang tidak memiliki toilet siswa, terdiri dari 8 sekolah negeri dan 42 sekolah swasta, dari total 538 SMA/MA di Lampung. Lampung Tengah (7), Lampung Selatan (6), Pesawaran (6), dan Lampung Timur (6) menjadi kabupaten/kota dengan jumlah SMA/MA tanpa toilet terbanyak.

Kodam XXI/Radin Inten Gelar Kejuaraan Renang Nasional, Jaring Hampir 2.000 Atlet Bersaing di KRAPSI Babinsa 21 Cup

Sementara itu, untuk jenjang SMP/MTS dan SMK, semua sekolah sudah memiliki toilet siswa, meskipun sebagian di antaranya masih berbagi dengan toilet guru. Tercatat 359 SMP/MTS memiliki toilet yang tidak terpisah dengan guru, dan 97 SMK memiliki toilet siswa yang bergabung dengan toilet guru. Kondisi ini menjadi prioritas bagi Disdikbud untuk memastikan fasilitas dasar pendidikan yang layak.  (*)